Hal-Hal Penting dari CV/ RESUME Standar ATS yang Harus Kamu Ketahui!
© Pexels.com
Di era yang semakin kompetitif dan telah beralih ke sistem digital, pola perekrutan dari setiap perusahaan semakin berkembang. Hal ini bisa dilihat dengan penerapan teknologi di dalam proses perekrutan yang dilakukan. Tujuan melibatkan teknologi di dalam proses perekrutan adalah untuk memaksimalkan waktu proses penyeleksian menjadi lebih singkat. Penerapan dari teknologi yang saat ini sedang menjadi perbincangan adalah penerapan sistem ATS (Application Tracking System) untuk tahapan CV/ Resume screening. ATS merupakan suatu sistem software yang secara otomatis dapat menganalisis CV / Resume yang kemudian mengeluarkan penilaian dari CV/ Resume tersebut. Penerapan sistem ATS dilatarbelakangi dari kondisi perusahaan yang menerima lebih dari puluhan hingga ratusan lamaran setiap harinya. Dari kondisi tersebut, maka memicu adanya pertanyaan tentang bagaimana cara menyeleksi semua lamaran yang masuk dalam waktu yang singkat dan tidak membuang-buang waktu untuk membaca semua lamaran tersebut. Maka, hadirnya ATS menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Sebagai pelamar kerja, kamu harus mulai memahami metode baru ini agar mampu meraih keberhasilan di tahap demi tahap proses rekrutmen yang sedang kamu hadapi. Konsep dasar dari sistem ATS yang harus kamu pahami terlebih dahulu bahwa ATS merupakan mesin. Maka kamu harus mampu membedakan cara membaca CV/ Resume yang dilakukan oleh mesin dan manusia. Sistem ATS bekerja dengan cara menyaring isi aplikasi secara otomatis berdasarkan kriteria yang diminta. Kriteria-kriteria di dalam CV/ Resume yang biasa diminta untuk dicek oleh sistem ATS adalah sebagai berikut:
- Keyword : kata kunci dan pastikan menggunakan kata kerja aktif bukan pasif.
- Skill : keterampilan yang dimiliki oleh pelamar.
- Achievement : daftar prestasi yang pernah kamu raih dan relevan untuk dimasukkan ke dalam CV/ Resume.
- Former employers : pengalaman bekerja di perusahaan sebelumnya lengkap dengan pencapaian terukur yang pernah diraih (gunakan angka untuk memaksimalkan gambaran dari pencapaian yang diraih).
- Years of experience : berapa lama pengalaman kerja yang dimiliki.
- Schools background : pendidikan yang telah berhasil ditempuh.
Dengan memahami beberapa poin-poin penting di atas, maka saat kamu membuat CV/ Resume, pastikan untuk memperhatikan secara detail poin-poin tersebut. Selain itu, ada beberapa teknik pembuatan lainnya yang harus kamu pahami dalam memaksimalkan CV/ Resume dengan standar ATS. Hal-hal tersebut adalah,
Gunakan warna hitam sebagai warna font di CV/ Resume-mu
Kamu bisa menggunakan warna hitam sebagai warna utama font yang kamu gunakan di dalam CV/ Resume-mu. Selain warnanya ramah untuk dibaca oleh mata, warna ini juga ramah untuk dinilai oleh sistem ATS.
Tebalkan bagian penting
Agar CV/ Resume kalian semakin ramah di sistem ATS, maka kamu dapat menebalkan di bagian yang penting, seperti posisi jabatan, nama perusahaan, masa kerja, lulusan kampus dan skills. Hal Ini menjadi esensial karena mampu membedakan secara spesifik seksi-seksi di dalam CV-mu.
Bullet points
Penggunaan Bullet Points dalam membuat kelompok item-item tertentu di dalam CV/ Resume agar susunannya berurutan dan semakin ramah untuk dibaca oleh sistem ATS.
Pastikan CV/Resume-mu maksimal memiliki dua halaman dengan satu kolom
Membuat CV/ Resume tidak harus terpaku dengan satu halaman. Kamu dapat memaksimalkan hingga dua halaman untuk memberi tahu keunggulan dirimu melalui CV/ Resume. CV/ Resume dua halaman juga masih ramah untuk dilihat dan dinilai oleh sistem ATS. Namun kamu harus tetap memaksimalkan dengan penjelasan yang ringkas dan menggunakan kata kunci yang sesuai dan mudah dipahami oleh sistem (gunakan kata kerja aktif) serta membuatnya di dalam satu kolom saja.
Hindari CV/ Resume yang terlalu kreatif
Kamu harus menghindari pembuatan CV/ Resume yang terlalu kreatif seperti dengan menambahkan tabel, grafik, diagram, ataupun gambar yang terlalu banyak serta dengan warna yang berbeda. Dengan memasukkan beberapa item tersebut, maka akan sulit untuk dibaca oleh sistem ATS, juga sulit untuk dibaca oleh Recruiter kecuali kalau kamu memang melamar di industri kreatif maka kamu bisa memaksimalkan kreatifitas tersebut.
Berikut contoh CV/ Resume dengan tampilan standar ATS,
Beberapa penjelasan di atas harus kamu perhatikan dan pastikan di dalam CV/ Resume milikmu. Setelah memahami poin-poin di atas dan jika kamu masih menemukan kesulitan dalam memahami konsep CV/ Resume ATS, kamu jangan terlalu khawatir karena saat ini sudah banyak contoh template dari CV/ Resume berstandar ATS yang bisa kamu temukan di internet dan kamu jadikan tolak ukur dalam pembuatan CV-mu.
Setelah mengetahui sistem penilaian CV/ Resume dengan standar ATS saat ini, tidak menutup kemungkinan jika ada beberapa dari kamu melihat ATS sebagai sistem yang tidak fair dalam melakukan penilaian CV/ Resume. Tetapi yang terpenting, kamu sudah harus membiasakan diri dengan kondisi baru ini. Karena, sudah banyak Recruiter di Indonesia yang mulai melirik dan menerapkan ATS ini sebagai filtering tahap penilaian CV/ Resume, terutama untuk pekerjaan-pekerjaan yang sangat banyak peminatnya dan membutuhkan waktu yang cukup lama jika hanya dilakukan secara manual.
Semoga beruntung dalam tahap proses rekrutmen kerja yang sedang kamu hadapi!
Keywords
Lowongan kerja palembang
Loker palembang
CV
CV ATS
